Mengatasi Jerawat Dengan Strawberry

Mengatasi Jerawat Dengan Strawberry--Begitu banyak bahan alami di negeri ini yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Baik buah-buahan ataupun tanaman obat, tersebar dari sabang sampai merauke. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi jerawat secara alami adalah strawberry.


Ya buah dengan warna merah yang menggoda ini, begitu bermanfaat untuk mengatasi jerawat. Kandungan vit C pada strawberry dapat membantu mendamaikan radang jerawat dan dapat membantu mengempeskan jerawat tanpa membuat kulit menjadi kering.
Mengatasi Jerawat Dengan Strawberry

Lalu bagaimana caranya agar strawberry dapat membantu mengatasi jerawat di wajah Anda. Tanpa panjang lebar yuk kita simak bersama tips cara mengatasi jerawat dengan strawberry dibawah ini :

Untuk mengatasi jerawat haluskan 2 buah strawberry segar lalu tambahkan 1 sendok madu dan ½ sendok makan perasan lemon segar. Bersihkan wajah terlebih dahulu, lalu gunakan masker strawberry pada wajah secara merata, diamkan lebih kurang selama 20 menit atau hingga mongering. Kemudian bilas dengan air dingin dan keringkan, sebaiknya gunakan handuk yang lembuk untuk mengeringkan wajah anda dari air, agar tak melukai wajah anda.

Nah itulah cara mengatasi jerawat dengan strawberry, cukup mudah bukan. Selain dapat mengatasi jerawat, masker strawberry juga sangat membantu untuk membuat wajah Anda menjadi segar kembali. Tentunya untuk mendapatkan hasil maksimal, cara mengatasi jerawat dengan strawberry tidak hanyak dilakukan sekali saja, gunakan cara ini  sekali dalam seminggu. Semoga bermanfaat.

Silahkan berbagi cara mengatasi jerawat dengan strawberry ini kepada teman, sahabat dan saudara. Baik melalui email, facebook, twitter agar semua orang yang Anda sayangi juga merasakan manfaatnya dan mereka juga akan bangga dengan kulit wajah yang bersih, cerah dan tanpa jerawat.

Kenali Jenis Jerawatmu

Kenali Jenis Jerawatmu--Tak kenal, maka tak sayang. Begitulah kira-kira pepatah mengatakan. Tak hanya berlaku dalam hubungan pertemanan saja, perkenalan juga berlaku dalam hal mengatasi atau mengobati jerawat. 

Bisa jadi jerawat tak kunjung sembuh akibat salah dalam penanganannya. Alih-alih pergi jauh, salah dalam memilih cara mengatasi jerawat justru membawa dampak negatif bagi wajah. Jerawat tak kunjung sembuh, justru semakin parah akibat radang jerawat yang timbul disebabkan oleh metode yang salah dalam mengatasi jerawat. 

kenali jenis jerawat
Maka sudah sewajarnya agar tidak salah dalam memilih cara mengatasi jerawat, lebih baik kenali terlebih dahulu jenis jerawatmu. Seorang ahli dermatologi, yang sudah lebih dari 25 tahun Dr Katie Rodan dan Kathye Fields bekerja sama dalam menangani pasien dengan keluhan masalah jerawat. Seperti yang dilansir dari Proactiv.com, ternyata masalah jerawat bisa saja tak kunjung sembuh akibat salah penanganannya. 

Nah apa saja jenis jerawat itu, Yuk simak bersama jenis jerawat dibawah ini sesuai dengan yang dituturkan oleh Dokter Katie :

 Jerawat yang tidak menyebabkan peradangan: komedo hitam dan komedo putih 

Baik komedo hitam maupun komedo putih sebenarnya adalah jenis jerawat yang terdiri dari minyak, sel-sel kulit mati, debu dan kotoran yang tersimpan di dalam pori-pori. Tidak menyebabkan peradangan maupun kemerahan. 

Komedo hitam
Jika pori-pori Anda membesar, kemudian ada titik-titik hitam di sana, inilah komedo yang disebabkan oleh kotoran yang terperangkap. Meskipun Anda berpikir ia mudah dibersihkan, namun sebenarnya mereka tinggal di dalam pori-pori dan scrub saja tak cukup membantu mengangkatnya. 

Komedo putih 
Komedo putih adalah jenis komedo tertutup yang tinggal di balik lapisan pori. Cara mengatasinya adalah menjaga keseimbangan minyak pada kulit. 

Jerawat yang menyebabkan peradangan 

Peradangan jerawat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh merespon bakteri dan minyak yang terperangkap di dalam folikel rambut. Tingkat peradangan umumnya ditunjukkan dengan ukuran, kemerahan dan rasa nyerinya.

Berdasarkan tingkat peradangannya, jerawat jenis ini dibagi lagi menjadi tiga: 

Papula 

Jenis jerawat dengan ukuran kecil, berwarna merah muda dan kemerahan. Benjolannya berbentuk kubah dan seringkali nyeri ketika disentuh. 

Pustula 

Jenis jerawat yang memiliki mata berwarna kuning atau putih dengan dasar kemerahan. Pustula ini menangkap banyak minyak dan bakteri di dalam pori-pori, kemudian sel-sel darah putih terkumpul untuk melawan infeksi. Semakin besar peradangannya, semakin merah warnanya, dan akan semakin nyeri rasanya. 

Nodul 

Adalah jenis jerawat besar dan padat, yang paling menyakitkan rasanya. Di dalamnya terdapat cairan yang terdiri dari sel-sel darah merah, sel darah putih, minyak dan bakteri. Pengobatannya bisa berbulan-bulan dan meninggalkan luka permanen. 

Untuk jenis jerawat meradang lebih baik jangan ditangani sendiri dengan obat yang dijual bebas di pasaran. Lebih baik konsultasikan ke dokter sehingga segera mendapatkan penanganan yang terbaik.

Nah itu tadi beberapa jenis jerawat menurut Dokter Katie, sekarang kenali jenis jerawatmu. Untuk selanjutnya bisa memilih cara mengatasi jerawat yang cocok dengan jenis jerawatmu, agar kamu bisa dapatkan hasil maksimal. Sebab beda jenis beda pula dalam penanganannya. Selamat Mencoba.

Cara Ampuh Mengatasi Jerawat



Masalah paling sering terjadi pada kulit berminyak adalah jerawat, meskipun tidak tertutup kemungkinan timbuk pada jenis kulit lain. Pada dasarnya jerawat disebabkan oleh tumpukan kotoran dan sel kulit mati yang mengakibatkan folikel dan pertumbuhan sebelum terhambat. Produksi minyak pada kulit biasanya disalurkan melalui folikel rambut. Kotoran atau sel kulit mati yang tidak dibersihkan akan menyumbat saluran ini hingga minyak yang keluar akan tertumpuk dan menjadi komedo. Jika terkena bakteri acne, komedo dapat menjadi jerawat.



Gejala Timbulnya Jerawat

  • Peningkatan produksi sebum
  • Munculnya kondisi abnormal karena bakteri atau jamur (kadang terasa sedikit sakit)
  • Terjadi penebalan jaringan (kadang menjadi benjolan kecil)
  • Peningkatan hormon estrogen


Tahap Terjadinya Jerawat

  • Penumpukan sel kulit mati
  • Tumpukan sel kulit mati terkena bakteri acne
  • Mulai muncul jerawat
  • Jerawat mulai membesear dan berwarna kemerahan (disebut popules)
  • Bila muncul nanah (pus), jerawat disebut pastules
  • Bila mengandung nanah, lemak dan cairan-cairan lainnya, berarti jerawat sudah pada kondisi terparah (cyst)
  • Bila cyst tidak terawat, akan muncul bopeng (scar) karena rusaknya jaringan kolagen sampai lapisan dermis. Bopeng tidak dapat diperbaiki secara maksimal. Yang mungkin dapat dilakukan hanyalah mempertebal lapisan kulit sedikit demi sedikit dengan produk yang mengandung asam glikolat (asam buah dari tanaman tebu)


Upaya Pencegahan Jerawat

Menjaga kebersihan kulit dengan produk pembersih kulit yang baik dan memiliki pH seimbang. Lakukan peeling (pengelupasan kulit ari) bila perlu.
Pilih kosmetika yang bersifat non0comedonic, non-acnegenic, atau oil-free. Biasanya tulisan semacam ini tercantum dalam kemasannya.
Mengatur pola makan dengan menghindari makanan berlemak. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi bawang putih utuh maupun dalam bentuk suplemen misalnya (garlic soft capsule). Bawang putih mengandung antibakteri ang dapat membunuh bakteri acne.

Jika anda saat ini sedang menderita jerawat dan ingin mengobatinya secara alami, maka salah satu cara yang paling aman dan ampuh adalah dengan masker lidah buaya.

Cara menghilangkan jerawat dengan lidah buaya cukup mudah, anda bisa melakukan beberapa langkah berikut :

  1. Ambil daun lidah buaya, bersihkan bagian luarnya dengan air bersih kemudian ambil gel yang ada di dalamnya dengan cara disendoki atau kulitnya dikupas dengan pisau.
  2. Aplikasikan gel tersebut pada wajah anda hingga menyerupai masker
  3. Diamkan sampai mengering (sekitar 15 menit)
  4. Jika sudah mengering bilaslah dengan air bersih
  5. Keringkan dengan handuk lembut yang bersih dengan cara ditepuk-tepuk (handuknya jangan digosokkan ke wajah nanti bisa iritasi)
  6. Terapkan aplikasi tersebut tiap malam menjelang tidur setidaknya 1 minggu sebanyak 3 kali. Jangan terlalu sering karena kalau berlebihan juga kurang baik.